Perhitungan Pesangon Karyawan Meninggal Dunia 2018, Berikut Kisarannya

Pesangon Karyawan Meninggal Dunia – Dalam bekerja jika terjadi pengunduran diri atau PHK maka akan mendapatkan pesangon dan berikut perhitungan pesangon karyawan meninggal dunia.

Bagi karyawan memang seharusnya mendapatkan pesangon apabila melakukan pengunduran diri dan PHK.

Semua karyawan mendapatkan haknya dari perusahaan di mana mereka bekerja. Nah, salah satunya adalah mengenai pesangon jika masa kerjanya telah habis atau melakukan pengunduran diri.

Advertisements

Sebagian besar perusahaan akan memberikan pesangon kepada karyawannya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain itu ada beberapa kriteria yang mengatur bahwa pesangon hanya diberikan bagi karyawan yang melakukan pengunduran diri secara tidak ada paksaan atau PHK.

Nah, nominal pesangon yang diberikan kepada karyawan juga berbeda-beda sesuai dengan masa kerja dan alasan PHK.

Perhitungan Pesangon Karyawan Meninggal Dunia

Jika Anda seorang karyawan yang akan mengundurkan diri dari pekerjaan dan PHK maka wajib mengetahui berapa kisaran pesangonnya. Sebab besaran pesangon yang diberikan kepada karyawan akan berbeda.

Nah, bagi karyawan yang meninggal dunia selama pada masa kerja juga akan mendapatkan pesangon. Karyawan yang meninggal dunia termasuk ke dalam golongan PHK akibat meninggal dunia.

Jumlah pesangon yang diberikan juga berbeda dan akan diberikan kepada anggota keluarganya atau ahli waris. Perhitungan jumlah pesangon biasanya berdasarkan asalkan PHK dan berapa lama masa kerjanya. Baca Uang Duka Untuk Orang Tua Karyawan

Bagi Anda yang ingin mengetahui perhitungan pesangon karyawan meninggal dunia berikut ini penjelasannya lebih jelas sebab pesangon jenis ini harus diurus oleh anggota keluarganya.

Advertisements

Perhitungan pesangon karyawan meninggal dunia :

Untuk kompensasi pemberian pesangon bagi karyawan yang meninggal dunia berhak mendapatkan 2 kali uang pesangon (UP), 1 kali uang penghargaan masa kerja (UPMK) dan uang penggantian hak (UPH).

Nah, untuk perhitungannya akan berdasarkan dengan masa kerjanya sebagai berikut :

  1. Kurang dari 1 tahun mendapatkan pesangon 1 bulan upah
  2. 1 tahun hingga 1 tahun lebih (kurang dari 2 tahun) mendapatkan pesangon 2 bulan upah
  3. 2 tahun hingga 2 tahun lebih (kurang dari 3 tahun) mendapatkan pesangon 3 bulan upah
  4. 3 tahun hingga 3 tahun lebih (kurang dari 4 tahun) mendapatkan pesangon 4 bulan upah
  5. 4 tahun hingga 4 tahun lebih (kurang dari 5 tahun) mendapatkan pesangon 5 bulan upah
  6. 5 tahun hingga 4 tahun lebih (kurang dari 6 tahun) mendapatkan pesangon 6 bulan upah
  7. 6 tahun hingga 6 tahun lebih (kurang dari 7 tahun) mendapatkan pesangon 7 bulan upah
  8. 7 tahun hingga 7 tahun lebih (kurang dari 8 tahun) mendapatkan pesangon 8 bulan upah
  9. 8 tahun hingga 8 tahun lebih (kurang dari 9 tahun) mendapatkan pesangon 9 bulan upah.

Perhitungan uang penghargaan masa kerja  (UPMK) :

  1. 3 tahun atau lebih (kurang dari 6 tahun) mendapatkan UPMK 2 bulan upah
  2. 6 tahun atau lebih (kurang dari 9 tahun) mendapatkan UPMK 3 bulan upah
  3. 9 tahun atau lebih (kurang dari 12 tahun) mendapatkan UPMK 4 bulan upah
  4. 12 tahun atau lebih (kurang dari 15 tahun) mendapatkan UPMK 5 bulan upah
  5. 15 tahun atau lebih (kurang dari 18 tahun) mendapatkan UPMK 6 bulan upah
  6. 18 tahun atau lebih (kurang dari 21 tahun) mendapatkan UPMK 7 bulan upah
  7. 21 tahun atau lebih (kurang dari 24 tahun) mendapatkan UPMK 8 bulan upah
  8. 24 tahun atau lebih mendapatkan UPMK 10 bulan upah

Demikian penjelasan perhitungan pesangon karyawan meninggal dunia.

Advertisements
error: