Pengertian Polis Asuransi dan Cara Memilih Polis yang Tepat

Polis asuransi merupakan surat perjanjian yang berisi kesepakatan antara perusahaan asuransi dengan tertanggung. Secara garis besar polis ini merupakan bukti tertulis yang berisi tentang barang yang diasuransikan, pemilik polis, serta dalam kondisi apa saja tertanggung dapat mengajukan klaim. Polis ini posisinya sangat penting karena menjadi rambu-rambu dalam berjalannya asuransi.

Karena pentingnya ini, maka memilih polis asuransi harus teliti. Bagaimana cara memilih polis asuransi yang tepat?

  1. Pilih jenis polis yang benar-benar dibutuhkan

Ada begitu banyak layanan asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Misalnya pada asuransi mobil, ada asuransi komprehensif (All Risk) dan Total Loss Only. Kedua asuransi ini tentu menjawab kebutuhan yang berbeda. All Risk memiliki pertanggungan yang luas sementara Total Loss Only cenderung terbatas. Premi yang dikenakan juga jelas berbeda.

Advertisements

Karenanya sangat penting untuk melakukan riset kecil-kecilan demi memahami kebutuhan sendiri serta jenis asuransi yang dibutuhkan. Jangan sampai mengeluarkan uang untuk perlindungan yang sebenarnya tidak diperlukan. Baca Kerusakan Mobil yang Ditanggung Asuransi Meliputi Apa Saja

Contoh tindakan pembelian asuransi yang kurang tepat adalah membeli 2 jenis asuransi yang sebenarnya tidak dapat diklaim secara bersamaan. Contoh asuransi tersebut adalah asuransi kesehatan murni dan asuransi kesehatan unit link.

Asuransi kesehatan murni adalah asuransi perlindungan kesehatan. Sementara asuransi kesehatan unit link adalah asuransi perlindungan kesehatan sekaligus investasi, yang dapat dicairkan ketika masa perlindungan berakhir.

  1. Jika menggunakan 2 layanan asuransi, maka pilih layanan yang dapat diklaim bersamaan (double claim)

Melihat kasus sebelumnya, maka jika memang menggunakan 2 layanan asuransi, maka pastikan terlebih dahulu 2 asuransi tersebut dapat diklaim dalam waktu yang bersamaan (double claim). Ini menghindarkan nasabah dari pembayaran premi yang sia-sia.

  1. Pilih 1 polis untuk seluruh anggota keluarga

Premi asuransi umumnya bukan biaya yang murah. Agar dapat menghemat pengeluaran, maka dapat memilih jenis polis yang dapat berlaku untuk 1 keluarga. Dengan begitu pembayaran premi 1 polis ini dapat diklaim oleh anggota keluarga yang mengalami resiko tak diinginkan itu. Cara ini dapat meringankan pembayaran premi asuransi daripada jika menggunakan 1 polis untuk 1 orang.

Advertisements
  1. Pelajari polis asuransi

Polis merupakan hal penting yang tidak dapat disepelekan karena seringkali berhubungan dengan uang serta nyawa seseorang. Karenanya, wajib bagi tertanggung untuk mempelajari isi polis dengan baik. Baca Apakah Kerusakan Mesin Ditanggung Asuransi

Umumnya isi polis asuransi meliputi data tertanggung, jenis perlindungan pembayaran premi, jaminan atau pertanggungan, batasan atau pengecualian, kewajiban tertanggung apabila terjadi resiko, cara penyelesaian ganti rugi, dan penyelesaian sengketa.

Polis juga menjadi barang bukti jika suatu saat perusahaan asuransi tidak memenuhi kesepakatan, dan sebaliknya. Pada dasarnya seluruh informasi mengenai asuransi sudah tercantum di polis. Karenanya jika ada suatu hal yang tidak dipahami di polis, alangkah baiknya untuk menanyakan hal tersebut pada perusahaan asuransi.

Itulah informasi mengenai pengertian polis asuransi serta tata cara memilih polis asuransi yang tepat.

Polis asuransi memiliki fungsi yang penting, baik bagi perusahaan asuransi, maupun tertanggung. Secara umum fungsi polis asuransi adalah :

  1. Polis asuransi merupakan bukti perjanjian pertanggungan atau a contract of indemnity. Polis biasanya harus diikutsertakan sebagai dokumen pendukung saat mengajukan klaim asuransi.
  2. Bukti jaminan dari perusahaan asuransi bahwa perusahaan akan mengganti kerugian yang dialami oleh tertanggung sesuai dengan klausul dalam polis asuransi.
  3. Bukti pembayaran premi asuransi bagi kedua belah pihak.
  4. Barang bukti yang sah di mata hukum jika salah satu pihak tidak memenuhi kewajiban yang sudah disepakati.

Dalam beberapa kejadian, kadang ada nasabah yang kehilangan polis asuransinya. Jika itu yang terjadi, maka hal yang dapat dilakukan adalah mengajukan polis asuransi yang baru kepada perusahaan asuransi. Namun, ada serangkaian proses yang harus dilewati. Baca Beberapa Kerusakan Mobil yang Diganti Asuransi

Pertama-tama, nasabah harus membuat surat keterangan kehilangan dari kepolisian setempat. Yang dilakukan kemudian adalah pengajuan permohonan polis baru untuk menggantikan polis yang hilang tadi. Sebaiknya, polis yang hilang segera diurus agar tidak memunculkan masalah yang lebih serius.

Advertisements
error: