Kerusakan Mobil yang Ditanggung Asuransi Meliputi Apa Saja

Mobil yang Ditanggung Asuransi – Mobil adalah barang berharga yang terancam resiko kerusakan maupun kehilangan. Entah itu rusak akibat bencana alam atau kecelakaan hingga pencurian. Karenanya, sangat penting untuk mengasuransikan mobil.

Dengan begitu, saat terjadi resiko yang tidak dikehendaki, akan ada perusahaan asuransi yang membantu meringankan beban tertanggung.

Perusahaan asuransi sendiri tidak sembarang mau menanggung resiko. Ada beberapa kerusakan atau resiko yang tidak ditanggung oleh perusahaan asuransi. Lalu, apa saja kerusakan mobil yang ditanggung oleh perusahaan asuransi? Kerusakan mobil itu termasuk :

Advertisements
  1. Kerusakan mobil akibat goresan, aksesoris mobil yang hilang, keretakan pada kaca mobil dan kerusakan lain yang tercantum pada polis.
  2. Kerusakan akibat bencana alam serta kerusuhan.
  3. Kerusakan karena kendaraan menabrak kendaraan lain, benda mati seperti tembok atau pagar, hingga kerusakan akibat ditabrak.

Selain kerusakan tersebut, perusahaan asuransi juga akan menanggung resiko apabila terjadi kehilangan mobil akibat bencana alam maupun pencurian. Baca Lihat Kisaran Biaya Asuransi Mobil Per Tahun

Namun, yang perlu diperhatikan adalah kerusakan atau kehilangan tersebut tidak akan ditanggung oleh perusahaan asuransi apabila kerusakan atau kehilangan itu memenuhi kondisi berikut ini :

  1. Kerusakan terjadi akibat kecelakaan yang terjadi akibat kelalaian atau pelanggaran peraturan lalu lintas oleh pemegang polis. Kelalaian atau pelanggaran lalu lintas itu contohnya adalah mengemudi di bawah pengaruh minuman keras atau narkotika, melawan arah, menerobos lampu merah, mengemudi ketika masa berlaku SIM sudah habis, menerobos banjir atau genangan air sehingga mesin mobil mengalami kerusakan, melakukan modifikasi pada bagian kendaraan seperti mesin atau turbocharger tanpa persetujuan pihak asuransi, hingga menampung muatan melebihi kapasitas yang sudah ditentukan oleh pabrik mobil.
  2. Kerusakan mobil terjadi karena mobil digunakan untuk menarik, mendorong benda atau mobil lain serta digunakan untuk mengajari mengemudi mobil.
  3. Kerusakan mobil saat mobil digunakan untuk perlombaan, penyaluran hobi balap, pawai, kampanye, karnaval atau unjuk rasa.
  4. Kerusakan atau kehilangan mobil terjadi saat mobil digunakan untuk tindak kejahatan.
  5. Kehilangan mobil terjadi akibat valet parking, kecuali apabila klausul ini ikut tercantum pada polis asuransi.
  6. Kehilangan atau kerusakan mobil diakibatkan perbuatan jahat dari kerabat tertanggung, orang yang disuruh atau tinggal bersama tertanggung, dll.

Itulah kondisi-kondisi yang mengakibatkan perusahaan asuransi umumnya tidak mau menanggung resiko kerusakan. Karenanya, secara tidak langsung, asuransi ini juga mendorong pemegang polis untuk taat dan tertib dalam berkendara. Karena resiko yang terjadi saat tidak taat lalu lintas itu tidak akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Advertisements

Yang perlu diketahui juga adalah tentang jenis asuransi yang didaftarkan untuk mobil. Ada beberapa jenis asuransi mobil, yakni : Baca Asuransi All Risk Mobil Meliputi Apa Saja

  1. Asuransi mobil All Risk

Asuransi mobil All Risk adalah jenis asuransi yang menanggung resiko baik resiko sebagian maupun resiko keseluruhan. Jadi, seumpama mobil mengalami kerusakan sebagian akibat tabrakan, pemilik mobil dapat mengajukan klaim asuransi.

  1. Asuransi mobil Total Loss Only

Asuransi mobil Total Loss Only adalah jenis asuransi mobil yang menanggung resiko kerusakan ketika kerugian kerusakan itu nilainya sama dengan atau lebih dari 75%. Jadi, seumpama mobil mengalami kerusakan akibat tabrakan, belum tentu asuransi dapat diklaim.

Perusahaan asuransi akan mensurvey terlebih dahulu besar kerusakan. Apabila besar kerusakan memenuhi ketentuan, barulah perusahaan asuransi mau menanggung kerugian akibat kerusakan itu.

Itulah 2 jenis asuransi mobil. Selain 2 jenis asuransi mobil itu, ternyata ada asuransi terkait mobil, yakni bernama Third Party Liability (TPL). Apa resiko yang ditanggung oleh asuransi TPL ini?

Asuransi TPL ini menanggung kerugian cedera maupun kematian yang dialami pihak ketiga. Saat terjadi kecelakaan, kemungkinan ada pihak-pihak lain yang mengalami cedera atau kematian. Nah, pihak itulah yang disebut pihak ketiga dan memperoleh asuransi TPL ini.

Baca Begini Tahapan Klaim Asuransi Cat Mobil Lecet dan Penyok

Selain asuransi jiwa, yang dapat ditanggung oleh perusahaan asuransi dalam TPL ini adalah penggantian kerusakan benda milik pihak ketiga, seperti kendaraan atau aset lain yang dibawa oleh pihak ketiga saat kecelakaan. Syaratnya, barang yang ditanggung ini benar-benar merupakan milik pihak ketiga, statusnya di luar kepemilikan pemegang polis asuransi.

Advertisements
error: