Jelaskan Apa yang Dimaksud Dengan Cek

Melihat seseorang membayarkan uang dengan menggunakan cek mungkin sudah sering kita jumpai. Di televisi misalnya, banyak sekali yang menyebutkan pembayaran dengan menggunakan cek. Namun apakah Anda tau apa itu cek dan bagaimana cara kerja cek?

Apa sebenarnya Cek itu? Cek adalah perintah secara tertulis nasabah kepada bank untuk dapat membayarkan sejumlah uang yang tertera pada Cek tersebut kepada pembawa Cek. Cek berbentuk lembaran kertas seperti kuitansi. Pemilik Cek akan memegang buku yang mana di dalamnya berisi Cek. Jikalau dibutuhkan maka Cek dapat dirobek dari bukunya kemudian diberikan kepada bank untuk dicairkan.

Setiap orang dapat membuat cek. Untuk dapat membuat cek, nasabah bank harus membuka rekening giro terlebih dahulu. Setelah itu nantinya nasabah akan mendapatkan cek.

Advertisements

JENIS-JENIS CEK

Cek terdiri atas beberapa jenis. Dan setiap jenisnya memiliki fungsinya masing-masing. Jenis-jenis Cek diantaranya:

  • Cek Atas Nama

Yang pertama ada Cek Atas Nama. Cek atas nama ini diperuntukkan atas nama seseorang atau lembaga. Nama seseorang atau lembaga tertulis secara jelas di dalam Cek atas nama ini.

Isi yang tertera di dalam Cek atas nama seperti berikut “ATAS PENYERAHAN CEK INI BAYARLAH KEPADA: TINA ROS DENGAN UANG SEJUMLAH Rp 50.000.000 (LIMA PULUH JUTA RUPIAH)”. Dibawah Cek atas nama terdapat tanda tangan dari pemilik Cek. Dari contoh di atas sangat jelas tertulis nama dari pembawa Cek.

Advertisements
  • Cek Atas Unjuk

Cek Atas Unjuk merupakan kebalikan dari Cek Atas Nama. Jika Cek atas nama tertera jelas nama dari yang akan diserahkan Cek, untuk Cek atas unjuk ini tidak ada tertulis nama seseorang atau lembaga. Itu artinya, Cek atas unjuk dapat dibawa oleh siapa saja dan diuangkan oleh siapa saja.

  • Cek Mundur

Jenis Cek yang ketiga yaitu Cek Mundur. Cek mundur artinya Cek baru dapat diuangkan setelah tanggal mundur dari tanggal sekarang.

Sebagai contoh, Cek diterima pada tanggal 10 Oktober 2015 tetapi tertulis di Cek tersebut Cek baru bisa dicairkan pada tanggal 20 Oktober 2015. Itu artinya penerima Cek baru bisa mencairkan Cek pada tanggal 20 Oktober 2015.

  • Cek Silang

Selanjutnya ada Cek Silang. Penerima Cek silang tidak dapat menguangkan Cek karena memang fungsi Cek ini sudah berubah dari yang awalnya tunai menjadi non tunai. Tepat disebelah pojok kiri Cek jenis ini terdapat dua tanda silang. Tanda silang inilah yang merubah fungsi dari Cek silang ini.

  • Cek Kosong

Jenis Cek yang terakhir adalah Cek Kosong. Cek dapat menjadi kosong apabila dana yang terdapat di dalam rekening giro kosong atau tidak cukup untuk membayarkan sejumlah dana yang ditentukan.

Itulah jenis-jenis Cek yang ada.

Pergunakanlah Cek sesuai dengan fungsi dan kegunaannya masing-masing. Memanfaatkan Cek dengan benar maka akan mendatangkan keuntungan.

Advertisements
error: