Cara Menggunakan KIS untuk Melahirkan, Mudah, Cepat dan Gratis Lho

Artikel kali ini akan membahas mengenai cara menggunakan KIS untuk melahirkan. Melahirkan merupakan suatu proses yang dilakukan untuk mengeluarkan janin dari rahim ibu ke dunia luar.

Ada dua metode dalam melahirkan yang umumnya dilakukan oleh orang Indonesia, yaitu dengan metode normal dan operasi caesar.

Pada metode normal, janin akan dilahirkan melalui vagina dan jalan lahir, sedangkan saat operasi caesar akan dilakukan pembelahan perut dan rahim untuk dapat mengeluarkan janin. Ternyata melahirkan atau proses persalinan dapat menggunakan Kartu Indonesia Sehat yang merupakan produk asuransi kesehatan dari BPJS.

Advertisements

Bagaimana prosedur dan cara menggunakan KIS untuk melahirkan secara caesar? Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui jawabannya.

Prosedur Menggunakan KIS Saat Operasi Caesar

Terdapat beberapa langkah prosedur yang harus anda lakukan agar operasi caesarnya mendapat klaim dari BPJS. Berikut ini proses menggunakan KIS saat operasi caesar yang perlu anda perhatikan baik-baik. Baca Gigi Yang Ditanggung BPJS

  • Datang ke fasilitas kesehatan tingkat pertama

Prosedur penggunaan KIS yang pertama tentunya dengan terlebih dahulu mendatangi fasilitas kesehatan tingkat pertama yang tertera pada KIS anda. Anda harus membawa persyaratan untuk klaim BPJS yaitu KTP, KIS, KK, buku kesehatan ibu dan anak milik sang ibu.

Advertisements

Apabila tidak ada indikasi medis, anda dapat melahirkan di FKTP. Namun untuk operasi caesar biasanya telah ada indikasi medis yang dapat membahayakan nyawa ibu dan bayi ketika dipaksakan untuk melahirkan secara normal.

Oleh karena itu segera minta surat rujukan dari FKTP untuk ke rumah sakit. Fasilitas kesehatan di rumah sakit tentunya telah lengkap dan mampu untuk menyelenggarakan operasi caesar. Anda pasti akan dirujuk ke rumah sakit yang telah bekerja sama dengan BPJS.

  • Datang ke fasilitas kesehatan tingkat kedua

Di rumah sakit, ibu yang hendak melahirkan bisa langsung dibawa ke IGD untuk mendapatkan pertolongan segera dari dokter dan tenaga medis lainnya. Keluarga sang ibu dapat sambil mengurus persyaratan administrasinya.

Persyaratannya masih sama dengan pada FKTP yaitu KIS, KTP, KK, buku kesehatan ibu dan anak serta ditambah satu lagi berupa surat rujukan dari FKTP.

  • Pelayanan rawat inap di rumah sakit

Setelah melahirkan, seorang ibu tentunya memerlukan waktu beberapa hari untuk dapat memulihkan kesehatannya. Bahkan pada beberapa kasus terdapat ibu yang tidak bisa jalan karena sakitnya tubuh terutama dibagian perut karena adanya bekas jahitan. Baca Berobat Mata dengan BPJS

Oleh karena itu, perlu adanya pelayanan rawat inap selama beberapa hari untuk mempercepat pemulihan kondisi sang ibu. Pelayanan rawat ini masih ditanggung oleh BPJS biayanya dengan cara menggunakan KIS saat melahirkan.

Biaya operasi dan rawat inap ini dapat anda rasakan secara gratis, akan ada biaya tambahan apabila anda ingin pindah kelas ruangan pada saat rawat inap.

Advertisements
error: