Cara Klaim Asuransi Mobil All Risk untuk Pertama Kali

Klaim Asuransi Mobil All Risk – Asuransi mobil adalah cara untuk meringankan beban saat terjadi resiko pada mobil. Asuransi mobil ini bisa jadi merupakan kehendak dari pemilik mobil sendiri atau sudah menjadi suatu prasyarat ketika membeli mobil secara kredit.

Ada 2 jenis asuransi mobil, yakni total loss only dan all risk. Total loss only (TLO) merupakan asuransi yang dapat diklaim hanya ketika mobil mengalami pencurian atau hilang.

Sementara All Risk merupakan asuransi mobil yang menanggung resiko baik ketika mobil hilang atau rusak akibat kecelakaan. Nah, bagaimana cara mengklaim asuransi mobil all risk untuk pertama kalinya?

Advertisements

Prosedur Klaim Asuransi Mobil All Risk

1.Ketika terjadi musibah pada mobil yang dimiliki, segera informasikan hal tersebut kepada perusahaan asuransi secepat mungkin. Jika mengalami kecelakaan, foto mobil di tempat kejadian perkara apabila memungkinkan.

2.Siapkan dokumen pendukung klaim asuransi, seperti laporan kronologi musibah yang dialami, surat kehilangan dari kantor polisi (apabila yang terjadi merupakan kehilangan, data polis, KTP, STNK, dan lain-lain sesuai dengan ketentuan perusahaan asuransi. Baca Bagaimana Cara Cek Asuransi Sinar Mas Masih Aktif atau Tidak??

3.Setelah seluruh dokumen siap, lakukan pengajuan klaim asuransi mobil. Pemegang polis akan diminta mengisi formulir dengan sebenar-benarnya dan selengkap mungkin.

4.Setelah pengajuan dilakukan, maka aka nada petugas yang melakukan survey pada mobil. Survey dapat dilakukan dengan membawa mobil ke bengkel rekanan, kantor cabang atau bisa jadi petugas survey yang mendatangi lokasi pemegang polis.

5.Pada kejadian kerusakan akibat kecelakaan, jika klaim disetujui, perusahaan asurnasi akan menerbitkan Surat Perintah Kerja (SPK) agar mobil diperbaiki di bengkel rekanan perusahaan asuransi. Sebaiknya, pemegang polis benar-benar memperbaiki mobilnya di bengkel rekanan pihak asuransi. Jika tidak, ada kemungkinan klaim itu ditolak oleh pihak asuransi.

6.Selama proses perbaikan mobil, pemegang polis bisa menanyakan lamanya perbaikan mobil. Pemegang polis disarankan untuk terus memantau perkembangan perbaikan mobil melalui pihak asuransi dan bengkel.

Itulah cara mengklaim asuransi mobil all risk untuk pertama kali. Berdasar penjelasan di atas, dapat dilihat bahwa klaim asuransi mobil tergolong mudah.

Advertisements

Meski begitu, klaim asuransi mobil ini tidak dapat dianggap sepele. Karena ada beberapa hal yang dapat menjadikan pengajuan klaim asuransi mobil ditolak. Hal-hal tersebut adalah : Baca Ini 5 Penyebab Klaim Asuransi Ditolak Dan Gagal

  1. Kecelakaan terjadi akibat kelalaian atau pemegang polis melanggar peraturan saat mengemudi. Kelalaian atau pelanggaran itu antara lain, mengemudi di bawah pengaruh minuman keras atau narkotika, melawan arah, menerobos lampu merah, mengemudi ketika masa berlaku SIM sudah habis, menerobos banjir atau genangan air sehingga mesin mobil mengalami kerusakan, melakukan modifikasi pada bagian kendaraan seperti mesin atau turbocharger tanpa persetujuan pihak asuransi.
  2. Kehilangan mobil terjadi akibat valet parking, kecuali apabila klausul ini ikut tercantum pada polis asuransi.
  3. Apabila polis asuransi yang diklaim sedang lapse atau sedang tidak aktif. Lapse ini bisa terjadi saat pemegang polis terlambat membayarkan premi asuransi. Klaim asuransi dapat diloloskan apabila pemegang premi membayarkan premi asuransi yang tertunggak.
  4. Pemegang polis melakukan klaim melebihi waktu yang ditentukan. Umumnya, batas waktu yang diberikan pihak asuransi untuk mengajukan klaim adalah 3 hari sejak musibah terjadi. Apabila melebihi waktu yang diberikan itu, maka pengajuan klaim dapat ditolak oleh pihak asuransi. Karenanya sangat penting untuk segera melaporkan dan mengajukan klaim asuransi mobil setelah terjadi musibah.
  5. Dokumen pengajuan tidak memenuhi syarat yang sudah ditentukan. Dokumen ini berfungsi sebagai bukti yang dapat menguatkan perusahaan asuransi untuk meluluskan klaim. Jika dokumen yang ada tidak lengkap atau tidak meyakinkan, maka semakin besar alasan perusahaan asuransi untuk menolak klaim.
  6. Penolakan karena polis asuransi sedang berada dalam masa tunggu. Saat mengikuti program asuransi, tentu tidak mungkin perusahaan asuransi meloloskan klaim di saat pembayaran premi asuransi masih berlangsung selama 1 bulan. Misal, Pak Adi baru bergabung pada 1 Januari. Pada 1 Februari, Pak Adi ingin mengklaim asuransi tersebut. Maka perusahaan asuransi akan menolak pengajuan klaim ini.
  7. Pengklaim asuransi mempunyai 2 polis berbeda untuk 1 mobil.
  8. Pengklaim menggelapkan mobil agar bisa mengklaim asuransi.
Advertisements
error: