Apakah Kerusakan Mesin Ditanggung Asuransi

Asuransi mobil dapat menanggung resiko kehilangan dan berbagai jenis kerusakan mobil. Namun, bagaimana dengan kerusakan mesin? Apakah kerusakan mesin dapat ditanggung asuransi?

Jawabannya adalah tergantung pada penyebab kerusakan mesin mobil. Jika kerusakan mesin mobil diakibatkan oleh adanya modifikasi mesin secara ekstrim, yang modifikasi itu tidak selayaknya dilakukan, biasanya perusahaan asuransi tidak mau menanggung kerusakan mesin.

Namun, jika kerusakan mesin diakibatkan oleh adanya bencana banjir atau perusakan oleh pihak ketiga, maka ada kemungkinan perusahaan asuransi mau menanggung kerusakan tersebut. Pada prinsipnya kerusakan itu terjadi bukan karena kelalaian atau kesengajaan tertanggung.

Advertisements

Mengenai mau tidaknya perusahaan asuransi menanggung kerusakan mesin juga tergantung pada polis asuransi. Pada dasarnya, seluruh kasus yang dapat diklaim oleh tertanggung sudah terdapat pada polis asuransi tersebut. Maka, apabila klaim kerusakan mesin yang diajukan tidak sesuai dengan polis asuransi, maka perusahaan asuransi dapat menolak pertanggungan tersebut.Baca ya Tahapan Plus Cara Klaim Asuransi Mobil ACC Pemula

Kerusakan yang dapat diklaim oleh tertanggung ini juga berhubungan dengan jenis asuransi mobil yang digunakan. Ada 2 jenis asuransi mobil, yakni All Risk dan Total Loss Only. Apabila asuransi mobil yang digunakan adalah Total Loss Only, maka klaim yang dapat diajukan terbatas.

Total Loss Only dapat diklaim jika kerusakan mencapai 75% dari mobil. Sementara jika asuransi yang digunakan adalah All Risk, maka akan lebih banyak jenis klaim yang bisa diajukan.

Seluruh pertanyaan mengenai kerusakan mobil yang bisa diklaim kembali lagi ke kesepakatan asuransi, yakni polis tadi. Karena itu, sangat penting bagi tertanggung untuk memahami betul isi polis asuransi yang dimilikinya.

Secara umum, kerusakan-kerusakan yang dapat diklaim pada asuransi mobil adalah sebagai berikut :

  1. Kerusakan mobil akibat goresan, aksesoris mobil yang hilang, keretakan pada kaca mobil dan kerusakan lain yang tercantum pada polis.
  2. Kerusakan akibat bencana alam serta kerusuhan.
  3. Kerusakan karena kendaraan menabrak kendaraan lain, benda mati seperti tembok atau pagar, hingga kerusakan akibat ditabrak.

Selain kerusakan, asuransi juga dapat diklaim apabila mobil dicuri atau hilang. Namun begitu, ada beberapa kondisi yang menyebabkan asuransi tidak dapat diklaim meski mobil mengalami kerusakan maupun kehilangan. Kondisi-kondisi tersebut adalah :

Advertisements

Baca Asuransi All Risk Mobil Meliputi Apa Saja

  1. Kerusakan terjadi akibat kecelakaan yang terjadi akibat kelalaian atau pelanggaran peraturan lalu lintas oleh pemegang polis. Kelalaian atau pelanggaran lalu lintas itu contohnya adalah mengemudi di bawah pengaruh minuman keras atau narkotika, melawan arah, menerobos lampu merah, mengemudi ketika masa berlaku SIM sudah habis, menerobos banjir atau genangan air sehingga mesin mobil mengalami kerusakan, melakukan modifikasi pada bagian kendaraan seperti mesin atau turbocharger tanpa persetujuan pihak asuransi, hingga menampung muatan melebihi kapasitas yang sudah ditentukan oleh pabrik mobil.
  2. Kerusakan mobil terjadi karena mobil digunakan untuk menarik, mendorong benda atau mobil lain serta digunakan untuk mengajari mengemudi mobil.
  3. Kerusakan mobil saat mobil digunakan untuk perlombaan, penyaluran hobi balap, pawai, kampanye, karnaval atau unjuk rasa.
  4. Kerusakan atau kehilangan mobil terjadi saat mobil digunakan untuk tindak kejahatan.
  5. Kehilangan mobil terjadi akibat valet parking, kecuali apabila klausul ini ikut tercantum pada polis asuransi.
  6. Kehilangan atau kerusakan mobil diakibatkan perbuatan jahat dari kerabat tertanggung, orang yang disuruh atau tinggal bersama tertanggung, dll.

Itulah kondisi-kondisi yang menyebabkan perusahaan asuransi tidak mau menanggung kerugian meski mobil mengalami kerusakan atau kehilangan. Selain kondisi tersebut, ada penyebab-penyebab lain perusahaan asuransi menolak pertanggungan mobil, antara lain adalah :

Baca Begini Tahapan Klaim Asuransi Cat Mobil Lecet dan Penyok

  1. Dokumen pengajuan klaim tidak lengkap. Saat mengajukan klaim asuransi mobil, tentu ada dokumen yang harus disertakan, seperti kartu identitas diri, surat keterangan dari kepolisian, surat-surat yang berkaitan dengan mobil, hingga polis asuransi. Tanpa dokumen yang lengkap, ada kemungkinan pengajuan klaim ditolak.
  2. Pengajuan klaim melewati batas waktu yang ditentukan. Tiap perusahaan memiliki batas waktu pengajuan klaim sejak kerusakan atau kehilangan terjadi. Karenanya, tertanggung harus segera mengajukan klaim setelah terjadi kerusakan atau kehilangan.
  3. Klaim yang diajukan tidak sesuai dengan perjanjian. Klaim yang diajukan otomatis ditolak apabila tidak sesuai dengan klausul asuransi.
Advertisements
error: