Apa yang Dimaksud dengan Deposito On Call

Deposito On Call – Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan jenis tabungan berjangka atau yang biasa kita sebut dengan deposito. Memiliki kelebihan yaitu keuntungan yang didapatkan sangat besar serta terhindar dari resiko yang besar seperti kehilangan uang.

Mengapa deposito disebut sebagai tabungan berjangka? Hal itu dikarenakan deposito ini sistemnya  sama seperti tabungan tetapi memiliki jangka waktu pencairan. Dana tidak dapat dicairkan sewaktu-waktu melainkan hanya dapat dicairkan pada saat telah jatuh tempo.

Deposito memang sangat cocok bagi investor karena selain dapat menghemat pengeluaran, penggunaan rekening deposito juga akan menghasilkan suku bunga yang jumlahnya cukup besar.

Advertisements

Deposito terbagi atas tiga jenis yaitu deposito berjangka, sertifikat deposito, dan deposito on call. Kali ini kita hanya akan membahas tentang deposito on call.

Apa itu Deposito On Call? Deposito on call  adalah produk bank sejenis tabungan yang penarikan atau pencairan dananya hanya dapat dilakukan saat nasabah pemilik deposito tersebut telah memberitahukannya kepada pihak bank. Pada umumnya Deposito on call ini ditawarkan kepada masyarakat.

Deposito on call sangat cocok bagi Anda yang ingin menyimpan dana di bank tetapi ingin mendapatkan keuntungan berupa bunga. Besarnya suku bunga yang akan diterima tergantung pada jumlah deposito.

Secara sekilas memang benar jika deposito on call ini mirip dengan deposito berjangka. Hanya saja pada deposito on call, dananya hanya dapat ditarik jika pemilik deposito telah memberitahukan kapan penarikan dilakukan. Nasabah akan memberitahukan kepada pihak bank beberapa hari sebelum pencairan dana dilakukan.

Advertisements

Nasabah dapat menggunakan mata uang Indonesia, Amerika, dan Eropa untuk mengisi deposito on call nya. Jika deposito pada umumnya dibutuhkan jangka waktu berkisar 1 (satu) hingga 24 (dua puluh empat) bulan maka berbeda halnya dengan deposito on call yang jangka waktunya hanya berkisar 3 (tiga) hari  sampai dengan 1 (satu) bulan saja.

Apakah deposito on call ini memiliki tingkat suku bunga yang tinggi? Besar atau tidaknya suku bunga yang dihasilkan dilihat berdasarkan jumlah dana yang ditanamkan pada deposito itu sendiri. Nantinya suku bunga yang ada pada deposito on call tidak dapat ditarik sepenuhnya karena dikenakan pajak bunga. Besarnya pajak bunga tergantung pada ketentuan pihak bank.

Bagaimana cara pencairan dana deposito on call? Pencairan dana deposito dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya secara tunai, pemindahbukuan, maupun dengan cara transfer melalui rekening bank.

Apa kekurangan dari deposito on call? Kekurangan terlihat dari jumlah dana yang ditanamkan. Ya, jumlah dana yang ditanamkan dalam bentuk deposito harus diatas Rp 500 juta. Jika nasabah tidak memiliki dana sebesar Rp 500 juta maka pihak bank akan menolak pengajuan deposito on call.

Kekurangan lainnya juga terdapat pada pencairan dana yang dilakukan. Apabila pencairan dana dilakukan sebelum jatuh tempo maka nasabah harus bersiap untuk membayar denda. Suku bunga juga tidak akan didapatkan apabila pencairan dana dilakukan sebelum jatuh tempo.

Dibalik itu semua, tingkat resiko yang akan diterima oleh nasabah sangatlah rendah. Resiko kehilangan dana tidak akan terjadi karena seluruh dana yang didepositokan sudah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Advertisements
error: