Apa Yang Dimaksud Dengan Deposito Berjangka?

Investasi merupakan suatu usaha untuk mendapatkan suatu keuntungan dimasa yang akan datang dengan berbagai cara yang dilakukan pada saat sekarang ini. Menginvestasikan harta berarti menanamkan modal dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dimasa yang akan datang.

Di masa sekarang ini ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk investasi harta. Diantaranya investasi saham, investasi reksa dana, properti, valuta asing, obligasi, dan yang saat ini tengah trend adalah investasi berbentuk deposito.

Ya, deposito termasuk ke dalam jenis investasi. Diantara investasi harta lainnya, depositolah yang memiliki resiko kerugian paling rendah. Karena itulah mengapa kebanyakan orang lebih memilih menginvestasikan hartanya melalui deposito.

Advertisements

Menurut jenisnya, deposito terbagi atas beberapa kategori diantaranya deposito berjangka, deposito automatic roll over, sertifikat deposito, dan deposito on call. Nah, pada kesempatan kali ini kita hanya akan membahas mengenai satu jenis deposito saja yaitu deposito berjangka.

SEKILAS MENGENAI DEPOSITO BERJANGKA

Apa sih deposito berjangka itu? Deposito berjangka merupakan produk bank sejenis tabungan yang dapat ditarik jika sudah jatuh tempo atau pada waktu tertentu yang telah ditentukan sebelumnya oleh deposan (orang yang menyimpan dananya dalam bentuk deposito) dengan pihak Bank.

Deposito hanya dapat ditarik pada jangka waktu yang telah ditentukan seperti 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, 24 bulan, dan 36 bulan. Apabila sudah sampai pada jangka waktu tersebut maka deposito dapat dicairkan. Baca Begini Tahapan Gadai Sertifikat Tanah Di Bank Mandiri Deal Terima Duit

Advertisements

Sebagai contohnya, seorang nasabah bank ingin menyimpan uangnya berbentuk deposito sebesar  Rp 1 miliyar rupiah dengan waktu 12 bulan. Setelah memasuki bulan ke 12 setelah maka barulah uang dapat dicairkan.

Apa kelebihan dari deposito berjangka? Kelebihannya yaitu terdapat bunga deposito yang dapat ditarik bersamaan dengan penarikan deposito berjangka. Sebenarnya bunga deposito ini tidak hanya terdapat di jenis deposito berjangka saja tetapi juga terdapat dikeseluruhan jenis deposito.

Besaran bunga yang didapatkan disesuaikan dengan jumlah depositonya. Semakin besar deposito maka semakin besar pula bunga deposito yang akan didapatkan. Setiap Bank memiliki persentase deposito yang berbeda-beda. Bunga deposito yang diperoleh tidak secara sepenuhnya karena harus dipotong dengan pajak.

Siapa saja yang dapat mengajukan deposito berjangka? Deposito berjangka dapat diajukan oleh individu maupun organisasi seperti Perusahaan Terbatas (PT). Jadi, tidak hanya perusahaan saja yang bisa menanamkan modalnya dalam bentuk depostio tetapi setiap individu pun boleh melakukan hal yang sama.

Apakah deposito berjangka itu dapat diperpanjang secara otomatis? Tentu saja bisa. Bagi nasabah yang belum membutuhkan uang tetapi deposito sudah jatuh tempo, maka deposito tersebut bisa di perpanjang secara otomatis. Baca Solusi Ingin Gadai Sertifikat Tanah ke Bank Tanpa Survey Ke Lokasi

Tetapi tidak sembarangan deposito dapat diperpanjang secara otomatis. Hanya deposito yang menggunakan sistem ARO (Automatic Roll Over) saja yang bisa diperpanjang secara otomatis. Namun sekarang hampir setiap bank memvasilitasi deposito berjangka nasabahnya dengan sistem ARO tersebut.

Itu artinya, nasabah tidak perlu repot-repot lagi untuk memperpanjang depositonya setelah jatuh tempo sampai pada akhirnya nasabah tersebutlah yang akan mencairkan depositonya sendiri.

Advertisements
error: