Prosedur Klaim Jaminan Kematian Jamsostek Sampai Dana Cair

Bagi keluarga yang ingin mengetahui proses klaim jaminan kematian Jamsostek berikut ini penjelasannya. Seorang karyawan biasanya akan mendapatkan hak jaminan kematian dari Jamsostek atau dari tempat kerjanya.

Pemberian Jamsostek ini sebagai salah satu fasilitas yang diberikan kepada karyawan yang telah bekerja di sebuah perusahaan atau kantor tertentu.

Namun tidak semuanya bisa mendapatkan Mengurus BPJS Orang Yang Sudah Meninggal ini sebab hanya beberapa perusahaan saja yang bekerja sama dengan Jamsostek.

Advertisements

Nah, sangat beruntung bagi karyawan yang mendapatkan Jamsostek karena bisa mendapatkan fasilitas yang bermanfaat, seperti jaminan jika terjadi kecelakaan kerja atau meninggal dunia.

Bagi yang belum mengetahui bagaimana prosedurnya secara lengkap di bawah ini penjelasannya.

Prosedur Klaim Jaminan Kematian Jamsostek

Bagi karyawan yang meninggal dunia maka keluarganya akan mendapatkan santunan. Santunan tersebut diberikan dari perusahaan Jamsostek atau di mana ia bekerja.

Santunan tersebut akan diberikan kepada keluarga dari karyawan yang meninggal, bisa istri, orang tua atau anak. Santunan tersebut biasanya digunakan untuk biaya pemakanan, santunan kematian dan biaya berkala selama sekitar 24 bulan untuk keluarganya.

Jadi bagi seorang karyawan yang mendapatkan Jamsostek kemudian meninggal dunia maka keluarganya akan mendapatkan santunan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Baca Harga Unit AXA Mandiri Investasi

Namun untuk mendapatkan santunan pihak keluarga harus melakukan pengajuan atau proses klaim yang dilakukan ke kantor Jamsostek terdekat. Berikut ini adalah informasi syarat dan proses klaim jaminan kematian Jamsostek.

Advertisements

Syarat klaim jaminan kematian Jamsostek :

  1. Kartu kepesertaan BPJS ketenagakerjaan asli serta 1 fotokopiannya
  2. Surat keterangan kematian dari rumah sakit/puskesmas/kepolisian terdekat
  3. Fotokopi KTP/SIM dan KK karyawan yang meninggal atau yang bersangkutan dan masih aktif
  4. Fotokopi KTP atau kartu identitas dan juga KK ahli waris yang bersangkutan
  5. Surat keterangan ahli waris yang dikeluarkan oleh kelurahan atau kantor kecamatan
  6. Surat kuasa bermaterai dan fotokopi KTP jika pengajuan tersebut diwakilkan

Prosedur klaim jaminan kematian Jamsostek :

  1. Segera menghubungi perusahaan yang bersangkutan dengan membawa bukti surat keterangan kematian
  2. Pengisian formulir pengambilan JHT dan santunan kemudian ditandatangani oleh perusahaan plus stempelnya
  3. Mempersiapkan dokumen persyaratan klaim jaminan kematian Jamsostek yang sudah dijelaskan
  4. Menyerahkan semua dokumen persyaratan klaim jaminan kematian Jamsostek
  5. Proses pengecekan dokumen dan kelengkapan persyaratan klaim kematian Jamsostek
  6. Proses pencairan dana santunan kematian

Proses klaim jaminan kematian hingga pencairan santunan tidak akan lama apabila semua dokumen persyaratan yang diminta lengkap.

Proses pencairan dana bisa dilakukan sekitar 2 hingga 3 hari kerja saja. Dana santunan yang dicairkan bisa masuk ke dalam rekening ahli waris atau langsung diambil ke kantor BPJS Ketenagakerjaan jika ahli waris tidak memiliki rekening bank. Baca Anggota BPJS Meninggal Dunia, Apa Dana Bisa Kembali?

Segeralah menghubungi perusahaan terkait supaya pihak keluarga atau ahli waris mendapatkan santunan sesuai dengan haknya. Demikian penjelasan mengenai proses klaim jaminan kematian Jamsostek.

Advertisements
error: