Peserta BPJS Mandiri Meninggal Dunia 2017, Apa yang Harus Dilakukan?

Peserta BPJS Mandiri Meninggal Dunia – Seperti asuransi pada umumnya, mereka yang mengambil asuransi BPJS kesehatan juga perlu mengetahui dengan baik apa saja kebijakan dan ketentuan  yang berlaku.

Dengan begitu, resiko yang disebabkan oleh ketidaktahuan bisa lebih dihindari. Namun, jika terjadi hal seperti peserta bpjs mandiri meninggal dunia, apa yang harus dilakukan? Informasi selengkapnya berikut ini akan memberikan jawabannya untuk Anda.

Pada umumnya, setiap peserta BPJS bisa mendapatkan layanan medis di berbagai fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan pemerintah.

Advertisements

Hal ini sebagaimana tujuan diberlakukannya asuransi BPJS itu sendiri sejak pertama dibuat. Namun, terkadang hal-hal yang tidak terduga memang bisa terjadi.

Bagaimana Jika Peserta BPJS Mandiri Meninggal Dunia

Hal ini pulalah yang bisa menimbulkan kebingungan seperti kasus peserta bpjs mandiri meninggal dunia, apa yang harus dilakukan?

Untuk mendapatkan jawabannya, Anda bisa menilik bagaimana layanan asuransi swasta untuk pemilik polisnya yang meninggal.

Pada asuransi swasta, perusahaan yang mengelola asuransi akan memberikan sejumlah santunan kepada pengguna asuransinya yang meninggal dunia.

Namun, hal ini akan berbeda dengan asuransi BPJS. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan apabila terdapat anggota keluarga pemegang BPJS yang meninggal dunia.

  1. Mengetahui aturan dan ketentuan dalam BPJS

Seperti yang disinggung sebelumnya, ada beberapa hal penting yang harus dipahami betul pihka keluarga pemegang BPJS.

Pertama, pihak pengelola asuransi BPJS tidak akan memberikan uang santunan atau sejenisnya kepada pihak keluarga pemegang BPJS yang meninggal dunia.

Advertisements

Dengan kata lain, terlepas dari alasan apakah pemegang BPJS tersebut meninggal dunia, pengelola hanya akan memberikan uang perlindungan kesehatan selama pemegang BPJS tersebut masih hidup.

Selain itu, akun asuransi BPJS milik pihak yang meninggal dunia juga akan ditutup. Dengan kata lain, akun BPJS tidak dipindah tangankan alias diwariskan ke anak atau suami/istri melainkan ditutup oleh pihak pengelola. Baca Penutupan Polis Asuransi Bumiputera

  1. Melapor ke pihak BPJS

Tindakan lainnya yang juga harus dilakukan oleh pihak keluarga adalah melapor kepada pihak BPJS. Pihak keluarga harus sesegera mungkin membuat laporan kepada pihak BPJS yang menyatakan bahwa pemilik akun BPJS yang bersangkutan meninggal dunia.

Proses pelaporan itu sendiri bisa dilakukan dengan menyerahkan dokumen seperti surat kematian dari rumah sakit/kelurahan dan kartu BPJS yang bersangkutan.

  1. Membayar tagihan pada akun BPJS yang tidak ditutup

Tindakan yang terakhir adalah membayar tagihan atas akun BPJS yang aktif dari pihak yang meninggal dunia karena tidak sesegera mungkin melaporkan permintaan penutupan akun.

Seperti yang kita tahu, selama hidup, pemilik akun harus membayarkan premi yang bisa dipotong secara otomatis dari gajinya.

Namun, jika seseorang telah meninggal sementara akun masih dibiarkan aktif, tagihan tentu akan terus berjalan. Karena hal ini, pihak keluargalah yang harus membayar tagihan tersebut. Baca Complain Asuransi Bumiputera Tidak Ditanggapi

Jadi, ada 3 jawaban untuk kasus dan pertanyaan peserta bpjs mandiri meninggal dunia, apa yang harus dilakukan? Bagaimana menurut Anda?

Advertisements