Peserta BPJS Kesehatan Meninggal Dunia, Apa Bisa Klaim 2018?

Peserta BPJS Kesehatan Meninggal Dunia – Salah satu keunggulan menjadi peserta BPJS Kesehatan adalah mendapatkan jaminan apabila menderita satu penyakit.

Memang lembaga BPJS ini merupakan lembaga pemerintah yang bertugas untuk memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat Indonesia secara menyeluruh sehingga masyarakat yang kurang mampu tetap bisa mendapatkan pengobatan yang layak bila menderita sakit.

Memang sebelum ada BPJS sempat ada beberapa asuransi kesehatan seperti Askes, namun nampaknya belum bisa menanggung secara menyeluruh.

Advertisements

Karena itulah dibentuk lembaga BPJS ini yang sebenarnya dulunya adalah Askes yang difungsikan untuk menjamin kesehatan seluruh warga negara Indonesia.

Namun kebanyakan orang masih beranggapan bahwa BPJS Kesehatan adalah asuransi sehingga masih cukup banyak yang protes dengan kinerja BPJS Kesehatan. Baca Pengguna BPJS Meninggal,Apakah Dana Bisa Cair?

Bisakah Klaim Bila Peserta BPJS Kesehatan Meninggal Dunia?

Sampai sekarang ini masih cukup banyak masyarakat Indonesia yang masih membandingkan BPJS Kesehatan dengan beberapa asuransi yang lainnya, padahal sudah sering kali diberikan informasi bahwa BPJS Kesehatan adalah lembaga penjamin kesehatan milik pemerintah.

Memang konsepnya hampir sama dengan asuransi, namun ada perbedaan dalam sistem dan cara kerjanya.

BPJS Kesehatan memiliki konsep saling membantu atau gotong royong, gotong royong di sini maksudnya iuran yang dibayarkan akan dipergunakan oleh BPJS Kesehatan untuk membiayai yang sedang sakit.

Advertisements

Jadi meskipun belum terdaftar lama akan tetap mendapatkan pengobatan atas penyakitnya secara gratis tanpa dipungut apapun baik oleh bank maupun pihak BPJS Kesehatan. Dalam hal ini semua biaya rumah sakit ditanggung BPJS Kesehatan.

Untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan sebenarnya sangatlah mudah, bahkan sudah bisa dilakukan secara online. Baca Menonaktifkan Secara Online Keluarga Sudah Meninggal di BPJS

Untuk pendaftaran pertama adalah dengan membawa kartu tanda penduduk dan kartu keluarga lalu mendatangi kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat. Setelah itu anda perlu untuk mengisi formulir yang disediakan di kantor cabang BPJS Kesehatan.

Sebaiknya isilah dengan seksama dan lengkap untuk memperlancar proses pendaftaran nantinya. Setelah itu anda akan diminta untuk membayar iuran pertama namun setelah ada sms konfirmasi virtual account dari BPJS Kesehatan.

Pembayaran iuran pertama maupun iuran BPJS kesehatan setelahnya dapat dilakukan di bank, ATM, Mart yang bekerja sama, dan beberapa tempat penyedia jasa pembayaran atau biasa disebut PPOB.

Setelah kartu jadi dan iuran sudah terbayarkan biasanya menunggu beberapa waktu untuk kartu sudah bisa digunakan, waktunya sekitar 2 minggu bisa kurang bisa lebih.

Lembaga BPJS Kesehatan memang diperuntukkan untuk menjamin kesehatan dan menjamin seluruh masyarakat Indonesia bisa mendapatkan pengobatan yang layak.

Beberapa kali banyak ditemukan pertanyaan apakah BPJS Kesehatan bisa memberikan dana bagi pesertanya yang meninggal? baca Klaim Jaminan Kematian Jamsostek

Untuk sementara ini BPJS Kesehatan tidak memberikan dana jaminan kematian bagi peserta BPJS Kesehatan, namun segala biaya rumah sakit ditanggung semua oleh BPJS kesehatan.

Advertisements
error: