Manfaat BPJS Bayi Dalam Kandungan, Anda Hemat 70 Persen Pengeluaran

Bagi para ibu hamil sekalian kali ini kami akan membahas tentang manfaat BPJS bayi dalam kandungan.

BPJS Kesehatan atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan merupakan salah satu asuransi dari pemerintah yang bertujuan sebagai langkah pencegahan dalam membantu masyarakat untuk meringankan biaya berobat yang tengah dijalani.

Baik mandiri ataupun memperoleh jaminan dari perusahaan, sepertinya memang dirasa perlu memiliki porsi tersendiri pada suatu asuransi. Sebab kita tak akan tahu apa yang akan terjadi keesokan harinya.

Advertisements

Hal ini pun sama dengan persiapan menyambut kelahiran buah hati. Selain seluruh perlengkapan mulai dari popok hingga stroller, apakah telah terpikir mengenai asuransi kesehatan yang nantinya diberikan?

Umumnya Anda hanya terfokus pada proses persalinan, akan tetapi tak dapat dibantah bahwa bayi yang baru lahir tentu telah menjadi seorang individu sepenuhnya, tak lagi menjadi satu bersama ibunya.

Berikut Manfaat yang Anda Peroleh Dengan Mendaftar BPJS Bayi Dalam Kandungan

Dengan adanya latar belakang itu, BPJS membuat program layanan BPJS janin yang disiapkan khusus bagi calon bayi yang akan segera dilahirkan. Baca Kapan BPJS Calon Bayi Bisa Digunakan

Manfaatnya adalah bila saat si bayi lahir ternyata ada suatu kendala dan harus mendapat tindakan medis, maka si bayi itu telah memperoleh jaminan dari BPJS sebab telah didaftarkan sejak masih dalam kandungan pada layanan BPJS bayi dalam kandungan. Lalu apa saja syarat layanan BPJS ini?

Advertisements

Berikut kami sampaikan syarat yang harus dilengkapi dalam mendaftar BPJS janin atau bayi dalam kandungan.

BPJS janin ditujukan pada peserta layanan BPJS mandiri dan bukan peserta layanan BPJS yang ditanggung perusahaan.

Walau belum tercatat di dalam KK, bayi dalam kandungan dapat didaftarkan dengan beberapa persyaratan, di antaranya:

  • KTP orangtua dan KK (Kartu Keluarga)
  • Kartu BPJS orangtua
  • Hasil pemeriksaaan USG
  • Surat keterangan hamil dari dokter kandungan atau bidan (berikut penjelasan usia kandungan serta perkiraan jenis kelamin melalui hasil pemeriksaan USG
  • Mengisi tanggal kelahiran bayi sesuai dengan tanggal mendaftar
  • Kelas perawatan disesuaikan kelas perawatan ibu
  • Nomor NIK memakai nomor KK orangtua

Sesudah itu harus membayar iuran pertama paling lambat 30 hari setelah si bayi lahir. Kartu BPJS janin nantinya dicetak dengan bentuk print out sementara menggunakan nama Calon Bayi Nyonya….. kemudian sesuai aturan BPJS Kesehatan no. 1 tahun 2015: Baca¬†Cara Menggunakan BPJS Calon Bayi

  • Pembayaran iuran pertama janin yang didaftarkan sebagai peserta BPJS dilakukan secepatnya setelah bayi lahir dan dinyatakan hidup, selambat-lambatnya hingga 30 hari setelah bayi lahir.
  • Jaminan pelayanan medis bayi berlaku setelah iuran pertama dibayar.
  • Setelah lahir bayi peserta harus melakukan perubahan data paling lambat 3 bulan setelah bayi lahir, bila tidak maka kepesertaan BPJS bayi dinonaktifkan dan tak akan memperoleh pelayanan BPJS.

Demikianlah sedikit pembahasan tentang manfaat BPJS bayi dalam kandungan, semoga bermanfaat dan terimakasih.

Advertisements
error: