Jika Pengguna BPJS Meninggal,Apakah Dana Bisa Cair? 2017

Pengguna BPJS Meninggal – Ada banyak sekali masyarakat yang mempertanyakan tentang “jika pengguna bpjs meninggal,apakah dana bisa cair?”

Seperti yang diketahui bahwa kepesertaan BPJS adalah seumur hidup. Maksudnya adalah selama peserta BPJS sakit atau sehat maka akan selalu menjadi salah satu peserta BPJS dan tidak bisa dinonaktifkan.

Kecuali jika peserta meninggal. Selama hidup, kewajiban peserta adalah membayar iuran BPJS setiap bulan sesuai dengan tanggungannya.

Advertisements

Lalu, apa yang akan terjadi jika peserta BPJS meninggal dunia? Akankah statusnya secara otomatis langsung non aktif? Dan bisakan peserta tersebut mendapatkan santunan?

Cara Klaim Pengguna BPJS Meninggal

Apabila peserta BPJS yang tersebut adalah peserta dari BPJS mandiri, maka anggota keluarganya harus segera melapor pada pihak BPJS terkait dengan status meninggalnya peserta. Baca Review Asuransi Allianz dan Prudential

Hal ini dilakukan agar peserta yang bersangkutan dinonaktifkan dan tidak diwajibkan untuk membayar iuran setiap bulannya.

Karena jika tidak dilaporkan, maka peserta yang sudah meninggal secara otomatis akan dianggap masih ada dan harus membayar iuran sebagaimana mestinya. Jika ingin dinonaktifkan, maka anggota keluarga harus melunasi tagihan sebelum yang bersangkutan meninggal dunia.

Lalu, jika pengguna bpjs meninggal,apakah dana bisa cair? Jawabannya adalah tidak. Pasalnya, BPJS menerapkan sistem gotong royong.

Dimana yang mampu membantu masyarakat yang tidak mampu untuk berobat. Oleh sebab itu kenapa selama peserta BPJS mandiri hidup atau sehat, mereka diwajibkan untuk membayar iuran setiap bulannya.

Advertisements

Manakala peserta sakit dan memerlukan biaya yang sangat besar, semua tagihan biaya perawatan tersebut akan ditanggung oleh iuran dengan sistem gotong royong.  Uang tersebut tentunya diambil dari dana iuran peserta BPJS lainnya. Baca Complain Asuransi Bumiputera

Hal tersebutlah yang membedakan antara Program asuransi yang ditawarkan pihak swasta dengan BPJS kesehatan yang ditawarkan oleh pemerintah.

Oleh karenanya, biaya premi untuk iuran BPJS yang dibayarkan setiap bulannya jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan premi asuransi swasta. Nominalnya juga bisa disesuaikan dengan kelas faskes yang ingin diambil oleh peserta.

Jadi para prinsipnya, BPJS Kesehatan tidak akan mengembalikan dana yang sudah dikeluarkan oleh peserta yang meninggal dunia. Sekedar informasi, BPJS yang memberikan tunjangan kepada pesertanya yang meninggal atau cacat adalah BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Kesehatan sendiri hanya menyediakan layanan berupa pengantaran jenazah dan pemulasaran jenazah antar fasilitas kesehatan. Jadi pengantaran tidak ke rumah duka.

Perlu Anda ingat bahwa jika peserta BPJS mengalami kecelakaan lalu masuk rumah sakit, maka biaya rumah sakit akan ditanggung oleh pihak Jasa Raharja sebagai penanggung pertama.

Tentu klaim perawatan rumah sakit ini harus disesuaikan dengan persyaratan dan prosedur yang ditetapkan oleh Jasa Raharja. Baca Peserta BPJS Mandiri Meninggal Dunia

Sementara BPJS Kesehatan akan menjadi penanggung kedua yang akan menanggung semua biaya pengobatan setelah Jasa Raharja. Jadi intinya, jawaban dari pertanyaan jika pengguna bpjs meninggal,apakah dana bisa cair? Adalah tidak bisa.

Advertisements